Beranda » Iniloh Stadium Kanker Pankreas, Hati – Hati!

Iniloh Stadium Kanker Pankreas, Hati – Hati!

Saat kanker pertama kali terbentuk pada pancreas lalu menyebar ke bagian lain di tubuh, biasanya dokter akan mengklasifikasikannya sebagai kanker pancreas stadium 4.

Pankreas sendiri merupakan organ yang mendukung sistem pencernaan dan juga membantu tubuh dalam mengaturkan gula di dalam darah.

Kanker pancreas sendiri biasanya sulit diketahui semenjak dini dikarenakan pancreas punya letak yang jauh di dalam tubuh.

Biasanya orang tak punya gejala hingga tumor menjadi sangat besar atau kanker nya sudah menyebar ke organ yang lain.

Menurut penelitian dari tahun 2015, ada sekitar 53% orang yang punya kanker pancreas menerima diagnosis di saat kanker mereka sudah berada di stadium 4.

Dokter sendiri tak bisa menyembuhkan kanker pancreas yang sudah menyentuh stadium 4. Di saat mendiagnosis kanker pancreas, biasanya dokter mempunyai tujuan untuk mencari tau berapa banyak kanker yang ada di dalam tubuh serta apakah sudah menyebar ke luar pancreas atau tidak.

Proses ini yang biasanya disebut dengan pementasan dimana akan membantu menunjukkan betapa seriusnya kanker tersebut serta perawatan mana yang terbaik.

Stadium kanker pancreas sendiri terbagi menjadi beberapa stadium yaitu:

  • Stadium 0: Kanker terbatas ada di lapisan atas sel saluran pancreas
  • Tahap 1: Kanker terbatas di sel pankreas, serta tumornya tak lebih besar dari 1,6 inci atau kurang lebih 4 sentimeter
  • Tahap 2: Tumor mungkin lebih besar, Kanker mungkin sudah menyebar ke kurang lebih 3 kelenjar getah bening namun tidak ke organ lainnya
  • Tahap 3: Kanker mungkin akan tumbuh di luar pankreas, ke pembuluh darah terdekat, Mungkin juga sudah menyebar ke area kelenjar getah bening
  • Tahap 4: Kanker sudah menyebar ke tempat yang jauh misalnya ke hati atau paru-paru

Saat kanker mulai menyebar ke organ yang jauh, hal ini dikenal dengan metastasis. Sel – sel kanker akan tetap sel pancreas walaupun mereka sudah tumbuh pada organ yang lain. kanker pancreas sendiri bisa bermetastasis pada banyak area termasuk perut, kelenjar adrenal, tulang, hati, diafragma, paru – paru, hingga peritoneum yang merupakan jaringan yang melapisi perut.